Kamis, 21 April 2022

PERTIMBANGAN DALAM MENGECAT TEMBOK

Menentukan cat tembok rumah bukanlah hal yang gampang. Ada banyak pertimbangan agar cat dinding yang dipilih membuat kita semakin nyaman di rumah. 

Pemilihan warna cat tembok rumah secara tak langsung akan mempengaruhi perabotan dalam rumah atau sebaliknya. Belum lagi, suasana hati yang terbentuk bisa turut dipengaruhi oleh warna cat tembok rumah. Berikut ini tips memilih cat tembok rumah yang bisa dijadikan pertimbangan.

1. Pilih Beberapa Warna Cat Tembok

Cobalah bereksperimen dengan lebih dari satu warna cat tembok dalam satu ruangan. Kita bisa mencari referensi di internet atau majalah jika tak yakin. Namun, pastikan warna cat tembok yang dipilih serasi dengan perabotan di rumah.

2. Perhatikan Warna Cat Langit-langit Rumah

Bagian rumah ini kadang sering terlewatkan. Biasanya langit-langit rumah menggunakan warna putih.  Cat putih akan terlihat ruangan lebih luas dan tinggi. Warna gelap akan membuat ruangan terlihat pendek.

3. Sesuaikan dengan Suasana Hati

Warna bisa memengaruhi suasana seseorang. Misalnya, warna hijau menimbulkan nuansa tenang dan santai. Merah membuat mood lebih semangat. Warna kuning lebih disukai orang yang ceria. Pilihlah warna cat tembok rumah yang membuat suasana hati menjadi lebih baik.
 
4. Sesuaikan Warna dengan Furnitur

Warna cat tembok harus serasi dengan perabotan agar terlihat harmonis. Padu pada interior ini dapat menciptakan visual yang menyenangkan.

5. Sesuaikan Warna dengan Fungsi Ruangan

Fungsi ruangan bisa disesuaikan dengan warna tembok. Misalnya, ruang kerja diberi sentuhan warna merah. Warna merah adalah warna yang bisa membangkitkan semangat kerja dan juga menarik rezeki.

Semoga informasi ini bermanfaat... Amin

CARA MEMBASMI RAYAP DI RUMAH

Kehadiran rayap tentu sangat mengganggu pemilik rumah meski tak berbahaya. Memasuki musim hujan, biasanya rumah menjadi lembab akibat udara yang terlalu dingin. Jika dibiarkan maka rumah kita akan menjadi tempat favorit bagi rayap.

Rayap biasanya merusak furnitur kayu, pondasi rumah, atau barang-barang yang jarang dibersihkan. Untuk membasmi rayap, kita bisa melakukan pencegahan dengan memperbaiki area rumah atau membasminya dengan menggunakan bahan-bahan alami.

• Perbaiki Area yang Retak di Rumah

Jika di rumah ada keramik rusak, segeralah perbaiki. Rongga pada keramik bisa menjadi sarang bagi rayap terutama jika lembab. Selain di lantai, periksa dinding rumah kita. Jika ada retakan segera tutup dengan semen putih. Periksa seluruh rumah, jika ada retak segera perbaiki untuk menghindari rayap berkoloni dan membentuk sarang.

• Jemur Beberapa Barang Kesukaan Rayap

Jika memiliki furnitur dari kayu, sebaiknya jemur untuk menjaga agar tak lembab. Lakukan secara berkala untuk mencegah datangnya rayap. Jika memiliki tumpukan buku yang tersimpan di kotak penyimpanan, sebaiknya jemur agar tak lembab dan mencegah rayap merusak koleksi buku kita.

• Perbaiki Posisi Furnitur

Perhatikan posisi furnitur di rumah kita, berikan jarak antara perabot rumah dengan dinding. Tujuan tentu saja agar tidak lembab dan menghindari rayap.

• Usir dengan Kapur Barus

Jika langkah-langkah di atas telah dilakukan, kita bisa mengusir rayap dengan bantuan kapur barus. Beberapa hama tidak menyukai bau dari kapur barus, termasuk rayap.

• Gunakan Air Garam

Cara mudah lainnya adalah menggunakan air garam. Larutkan garam dengan air kemudian semprotkan ke area yang menjadi sarang rayap.

• Pakai Boraks

Boraks dinilai ampuh dan cepat mengusir rayap dari rumah. Beri boraks setiap dua hingga tiga hari sekali untuk memastikan hama tersebut telah mati. Caranya campurkan air dengan boraks ke dalam botol, kemudian semprot di area yang menjadi sarang rayap.

Semoga informasi ini bermanfaat... Amin

TIPS MENCEGAH ATAP RUMAH BOCOR

Di musim hujan, kebocoran atap rumah kerap terjadi dan sulit dihindari. Untuk itu, penting untuk memeriksa kondisi rumah. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menghindari kebocoran pada atap.

Berikut ini beberapa cara mencegah atap rumah bocor saat musim hujan.

1. Periksa Atap Rumah

Periksa atap agar terhindar dari kebocoran. Kita dapat melakukan pemeriksaan dua kali setahun dengan memeriksa lubang, atau area yang dapat menimbulkan celah.

2. Periksa Plafon

Perhatikan kebocoran di langit-langit rumah. Tanda-tanda kebocoran salah satunya terjadi perubahan warna plafon. Perhatikan kondisinya. Jangan menunda perbaikan bila ada kerusakan karena angin kencang bisa membuat plafon roboh.

3. Periksa Talang Air

Jangan lupa periksa talang air agar tidak terjadi kebocoran di rumah. Biasanya air bisa merembes ke dinding melalui talang air.

4. Gunakan Cat Tahan Air

Jika diperlukan, sebaiknya gunakan cat tahan air. Selain menjaga dari rembesan air akibat hujan, cat ini juga mampu mempertahankan warnanya meski terkena air hujan.

5. Perhatikan Kemiringan Atap

Jangan lupakan bahwa kemiringan atap perlu juga untuk dicek. Idealnya atap memiliki kimiringan hingga 40 derajat.

Semoga informasi ini bermanfaat... Amin

Sabtu, 19 Maret 2022

PENYEBAB GAGALNYA BISNIS PROPERTI

Alasan utama bisnis properti dianggap memberi keuntungan yang besar salah satunya adalah harganya setiap tahun makin naik. Meski bisnis ini menguntungkan, namun kita tetap harus berhati-hati agar tak rugi di kemudian hari.

Berikut ini beberapa kesalahan yang bikin bisnis properti gagal, dikutip dari Lifepal.co.id.

1. Salah Pilih Lokasi

Dalam bisnis properti, posisi memengaruhi prestasi. Dengan kata lain lokasi usaha dapat memengaruhi sukses atau tidaknya bisnis. Banyak developer yang mengalami rugi besar karena salah menentukan lokasi pembangunan properti. Misalnya, akses terlalu susah atau jauh dari mana-mana. Untuk menghindari kesalahan tersebut pilihlah lokasi yang memang potensial, jangan hanya mengutamakan harga tanah yang murah saja.

2. Tak Mementingkan Kualitas

Demi mendapatkan keuntungan yang besar, kita malah menomorduakan kualitas. Misalnya dengan memilih bahan bangunan yang paling murah. Hal itu kita lakukan karena beranggapan kalau konsumen tidak menjadikan hal tersebut sebagai prioritas utama. Padahal, jika terjadi kerusakan bangunan kredibilitas perusahaan juga yang bakal jadi taruhannya.

3. Over Kredit

Over kredit adalah situasi dimana kita gagal melakukan pembayaran kredit atau utang yang akhirnya harus mengalihkan bisnis properti ke pihak lain. Kondisi tersebut tentu saja merugikan kita. Uang yang kita keluarkan di awal bisa hangus begitu saja. Oleh karena itu, sebelum benar-benar mulai menjalankan bisnis sebaiknya lakukan perencanaan keuangan dengan baik.

4. Terlalu Terburu-buru

Tak sedikit pengembang properti yang mengerjakan proyek pembangunan dengan terburu-buru tanpa perencanaan yang matang. Padahal agar bisnis ini berjalan lancar, syaratnya adalah membuat persiapan yang matang. Misalnya, dengan memperhitungkan jangka waktu serta biaya pembangunan. Hal itu bertujuan buat menghindari masalah yang bisa saja terjadi di tengah proses pembuatan proyek.

5. Harga Terlalu Mahal

Kesalahan lainnya yang bikin bisnis properti gagal total adalah mematok harga yang terlalu mahal. Harga jual atau sewa itu menjadi hal yang penting dalam pemasaran properti. Oleh karena itu, kita sebaiknya melakukan riset dan perhitungan yang tepat sebelum menentukan angka. Jika kita memberikan harga yang terlalu tinggi, ada banyak orang yang tak mampu menyewa atau membeli. Ingat, kini masyarakat semakin cerdas melakukan perbandingan harga. Oleh karena itu, agar bisnis kita lancar sebaiknya tentukan harga secara bijak.

Semoga informasi ini bermanfaat...

ATURAN FENG SHUI JENDELA RUMAH

Jendela adalah bagian penting dalam sebuah rumah terutama untuk menjaga sirkulasi udara. Kehadiran jendela sangat penting karena bisa memberikan keseimbangan energi di dalam rumah. Jendela merupakan salah satu elemen penting dalam sebuah rumah.

Terutama dalam ilmu feng shui, posisi jendela juga menentukan kenyamanan seseorang tinggal di dalam rumah. Maka dari itu, kita harus mempertimbangkan letak atau posisi jendela agar bisa mendapatkan keuntungan dan fungsi jendela secara lebih maksimal.
 
Lantas bagaimana posisi jendela yang baik menurut feng shui? Berikut ini aturannya.

1. Jendela dengan Pemandangan Indah

Jendela dalam feng shui sebaiknya diletakkan di tempat yang memberikan pemandangan yang baik. Semua orang tentu akan senang untuk membuka jendela tersebut ketika apa yang berada di balik jendela adalah sebuah pemandangan yang indah. Menempatkan jendela di tempat dengan pemandangan yang indah ini juga menunjukkan bahwa kita akan membuka jalan masuk keberuntungan untuk masuk ke dalam rumah setiap harinya.

2. Jangan Tempatkan Jendela di Setiap Sisi Dinding

Jendela yang baik harus diletakkan dengan seimbang di sebuah ruangan. Sebaiknya kita tidak meletakkan jendela di setiap sisi dinding karena ini justru akan membuat semua hal menjadi tidak seimbang. Sebaliknya kita bisa memilih meletakkan jendela hanya di dua bagian dinding di sebuah ruangan saja. Nantinya terlalu banyak jendela malah akan membuat aliran kekayaan ke dalam rumah menjadi terganggu.

3. Jendela Jangan Menghadap Pintu Utama

Sebaiknya tidak meletakkan jendela langsung menghadap dengan pintu utama. Posisi yang seperti ini justru akan membuat kita menghindari chi atau energi positif yang akan masuk ke dalam pintu utama atau jendela rumah kita. Sebaiknya juga menghindari menggunakan jendela dengan cat yang usang, retak atau kayunya bukan dari bahan yang baik. Ini akan menjadi simbol bahwa kita mempunyai rumah yang rapuh.

Semoga informasi ini bermanfaat...

HINDARI INI SEBELUM MEMBELI RUMAH PERTAMA

Keinginan membeli rumah merupakan impian setiap orang, namun banyak pertimbangan yang harus dipikirkan dengan matang. Selain keuangan yang stabil, pikiran dan waktu yang terbuang juga harus menjadi pertimbangan. Membeli rumah memang tak mudah, maka tak heran jika membeli rumah dianggap langkah besar dalam hidup seseorang.

Hal paling penting saat membeli rumah adalah persiapan serta komitmen dari kita. Bagi yang ingin membeli rumah pertama, ada beberapa hal yang tak boleh dilakukan agar tak menyesal kemudian hari. Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini hal krusial yang perlu diperhatikan.

1. Jangan Paksakan Keuangan

Memiliki rumah memang keinginan sebagian besar orang, namun jangan lupakan kondisi keuangan. Jangan sampai membeli rumah yang melebihi kemampuan finansial kita. Selain itu, perhatikan juga kebutuhan lainnya. Jangan hanya menganggarkan untuk membayar cicilan rumah, tapi melupakan kebutuhan yang lain.

2. Tak Mempersiapkan Biaya Ekstra

Saat membeli rumah, ada beberapa biaya tak terduga yang perlu disiapkan. Misalnya biaya appraisal, asuransi jiwa, notaris dan pajak properti. Biaya-biaya ekstra ini sering dilupakan oleh para calon pembeli rumah. Siapkan dana ekstra karena pengeluaran akan membengkak setelah akad jual beli rumah selesai.

3. Tak Mengecek Lokasi

Membeli rumah dengan harga yang murah memang menggiurkan, tapi kita perlu pertimbangkan lokasinya. Jika lokasi rumah jauh dari kantor, maka kita harus menyiapkan dana untuk transportasi. Perhatikan juga apakah lokasi rumah tersebut berada dekat dengan fasilitas seperti rumah sakit, sekolah, hingga pasar. Kemudahan akses juga menjadi pertimbangan membeli rumah. Jika menginginkan rumah yang lebih tenang dan jauh dari kebisingan kota, kita bisa memilih rumah di pinggiran kota yang masih memiliki pemandangan alami.

4. Termakan Promosi

Salah satu trik yang digunakan oleh para pengembang properti adalah membuat brosur promosi yang semenarik mungkin. Belum lagi dengan iming-iming hadiah, uang muka dan cicilan ringan. Kita harus hati-hati dan jeli sebelum termakan rayuan tersebut agar tak menyesal kemudian hari.

5. Terburu-buru

Membeli rumah tak hanya menghabiskan uang tapi juga waktu. Maka, membeli rumah memerlukan pertimbangan matang. Jangan terburu-buru membeli rumah karena ajakan atau gengsi. Pastikan bahwa kondisi keuangan memadai, beli rumah dari pengembang yang terdaftar, pilih bank yang sesuai dengan kemampuan kita.

Semoga informasi ini bermanfaat...

CARA MEMBERSIHKAN DAN MERAWAT LANTAI KAYU

Lantai merupakan salah satu elemen penting dalam interior rumah. Memilih lantai yang tepat bisa mencegah kita maupun anggota keluarga terpeleset. Lantai berbahan kayu menambah kehangatan pada interior. Selain itu, lantai kayu juga dinilai lebih estetik karena memiliki warna dan corak yang menarik.

Kelebihan lain dari lantai kayu adalah lebih awet, bahkan hingga 20 tahun dengan perawatan yang tepat. Lantai kayu juga mudah dibersihkan. Berikut ini cara tepat membersihkan lantai kayu agar tetap awet dan bebas dari keropos, dikutip dari The Spruce.

1. Rutin Sapu dan Vakum

Sapu atau vakum setiap hari untuk menghilangkan debu dan bekas-bekas makanan yang dapat menyebabkan goresan dan merusak lapisan akhir lantai. Jangan lupa untuk membersihkan area bawah karpet secara teratur. Gunakan sapu dengan bulu lembut untuk menghilangkan debu atau kotoran dari lantai kayu. Gunakan pengki atau penyedot debu untuk mengambil debu yang terkumpul.

Sebaiknya gunakan dua pel microfiber, satu pel kering untuk membersihkan debu dan satu lagi dengan serat yang lebih padat untuk pel basah. Meskipun penyedot debu dapat digunakan di lantai kayu keras, pilihlah yang memiliki rol berbulu lembutuntuk mencegah goresan.

2. Hindari Basah

Untuk membersihkan noda atau benda-benda cair, cukup gunakan lap untuk membersihkannya. Namun, lantai jenis ini akan mudah lapuk jika terkena air. Segera bersihkan jika ada noda lumpur, makanan cair atau air karena akan meninggalkan bekas yang sulit dihilangkan. Bersihkan dengan handuk kertas atau kain, kemudian bilas dengan kain atau pel yang sedikit dibasahi air. Lap searah serat kayu untuk mencegah goresan.

3. Pel Secara Rutin

Untuk membersihkan debu, kita perlu mengepel lantai kayu minimal sekali seminggu. Namun, ingat jangan pernah menggunakan pel yang sangat basah karena dapat merusak lantai kayu dan menyebabkannya melengkung.

Basahi sedikit pel dengan air, kemudian lap mengikuti serat kayu dan biarkan kayu benar-benar kering sebelum diinjak. Jika kita menggunakan pembersih lantai kayu, pilihlah yang memiliki aplikator semprot atau pel yang memiliki fitur semprotan isi ulang.

4. Jangan Gunakan Pembersih Keras

Jangan pernah menggunakan bahan kimia keras seperti pemutih klorin, amonia, minyak pinus, atau cuka murni. Pilih produk yang diformulasikan untuk lantai kayu.

5. Perawatan Lantai

Salah satu cara perawatan lantai kayu adalah dengan cara re-coating atau mengecat ulang setiap tiga bulan sekali. Lantai kayu yang tak terawat akan mudah menjadi sarang rayap dan mengalami keropos ketika lantai kayu tersebut mulai lembap. Hal ini membuat cara pembersihan dengan pel basah kurang dianjurkan, sebaiknya gunakan penyedot debu.

Semoga informasi ini bermanfaat...

PERTIMBANGAN DALAM MENGECAT TEMBOK

Menentukan cat tembok rumah bukanlah hal yang gampang. Ada banyak pertimbangan agar cat dinding yang dipilih membuat kita semakin nyaman di ...