Sabtu, 26 Juni 2021

INVESTASI MASA DEPAN YANG IDEAL

Berbicara tentang investasi memang tidak akan pernah ada habisnya. Bahkan investasi sering kali dikaitkan dengan orang kaya (sebut saja mawar) atau orang yang mempunyai kelebihan harta dan sebagainya. Lalu bagaimana dengan orang yang hartanya "ngepres" dan pas-pasan (sebut saja melati).

Sedikit wawasan saja, investasi berbeda dengan tabungan ya. Jika menghitung waktu, tabungan lebih pendek usianya daripada investasi. Kita menyisihkan sebagian atau berapa persen lah dari penghasilan ke dalam tabungan, tapi jika ada keperluan mendesak, tabungan bisa diambil sewaktu-waktu.

Sedangkan investasi tidak bisa "dicairkan" sewaktu-waktu karena memang dipersiapkan untuk pensiun mungkin, biaya kuliah anak atau lain sebagainya. Dengan kata lain, investasi memang dimaksudkan untuk keperluan di masa depan.

Lalu investasi masa depan seperti apa yang kita idealkan...???

Salah satu idola saya pernah mengatakan bahwa masa depan itu ada 2, yakni masa depan di dunia dan masa depan di akhirat. Yang pertama jelas lebih populer daripada yang kedua. Kenapa bisa seperti itu, jawabannya ya WAJAR lah. Manusiawi gitu lho...

Ada contoh konyol yang harus saya ceritakan. Banyak orang yang "nitip" doa seperti dicepatkan kaya, dilancarkan rejekinya, segera dapat jodoh mapan dan bla bla bla... Lalu tahukah anda siapa orang yang dititipi doa tadi? Yes betul sekali, mereka nitip doa kepada orang yang mau berangkat Haji atau Umroh. Orang mau ibadah untuk urusan GANJARAN kok malah dititipi urusan BAYARAN. Hehe...

Dari sini kita bisa donk membedakan mana yang lebih "masa depan". Sebelum mati ataukah sesudah mati? Tinggal kita menentukan seperti apa investasi yang ideal untuk masa depan. Investasi dari hasil BAYARAN kah atau investasi dari hasil GANJARAN.

Allah SWT berfirman:
“Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: “Ya Rabb-ku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian) ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?” (Qs. Al Munafiqun 63:10).

Ayat diatas tadi menjelaskan bahwa sedekah adalah investasi ideal bagi "mawar" maupun "melati". Bahkan mayat pun jika diberikan kesempatan untuk hidup kembali, hal pertama yang akan dilakukan adalah bersedekah.

Nabi Muhammad Saw bersabda, “Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air itu memadamkan api.” (HR. At-Tirmidzi).

Jadi apapun yang kita keluarkan, selalu kita niatkan untuk bersedekah. Semoga bermanfaat bagi kita semua... Amin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PERTIMBANGAN DALAM MENGECAT TEMBOK

Menentukan cat tembok rumah bukanlah hal yang gampang. Ada banyak pertimbangan agar cat dinding yang dipilih membuat kita semakin nyaman di ...