Jika melihat ke belakang, orang tua zaman dulu mempunyai banyak rumah dan tanah yang luas. Bagi mereka, membeli tanah ibarat menabung untuk masa depan karena akan menguntungkan di kemudian hari. Ditambah dengan alasan nilai tanah yang tidak mudah turun, bahkan cenderung naik setiap tahun.
Dikutip dari Kompas.com, tanah sebagai investasi jangka panjang memang dianggap prospektif. Apalagi dengan pembangunan infrastruktur yang kian marak, harga tanah yang nyaris tak pernah turun kian terkerek.
Saat ingin membeli tanah, Anda perlu mempertimbangkan lokasi dan ukuran tanah untuk dijadikan investasi. Mengenai lokasi, Anda bisa memilih antara lokasi yang memiliki prospek pembangunan ataupun lokasi strategis yang dekat dengan pusat kota dan memiliki infrastruktur baik.
Namun, Anda juga bisa mempertimbangkan tanah kavling yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Ada beragam tipe tanah kavling, contohnya tanah kavling yang berlokasi di ujung jalan buntu. Biasanya tanah kavling jenis ini melebar di bagian dalam, namun sempit di bagian luar. Ada juga tanah kavling yang berada di tengah perumahan dan memiliki keunggulan dalam hal keamanan. Jika Anda menginginkan tanah kavling yang lebih luas, pilihlah tanah hook atau tanah di sudut.
Semoga Informasi Ini Bermanfaat...
Referensi dari: https://www.rumah.com/panduan-properti/12-kelebihan-dan-kekurangan-investasi-tanah-22637
Tidak ada komentar:
Posting Komentar